Harga TEH GURAH Plus

Pulau Jawa Rp. 30.000,- Kalimantan Rp. 40.000,-
Pemesanan pusat: Bank BCA No.rek. 4450587511 An: latifudin
Banjarmasin Hub. Bp. Sunaryo 02511 7364575 Hp. 0815 21685544

21 October 2009

13 June 2009

KAPSUL GURAH

Tidak sakit & Aman, Tanpa Efek Samping

Produk ini satu-satunya pemegang Hak Paten Merk : Kapsul Gurah dengan hak paten merk No A.D.99- 9913
Jadi tidak ada produk lain yang berhak menggunakan nama Kapsul Gurah sesuai UU HAKI.
Izin Depkes : Depkes RI No. TR003306252.

Lendir, kotoran, racun keluar lewat keringat, buang air besar/kecil

Ramuan tradisional dengan bahan utama SIRGUNGGU ditambah 11 (sebelas) macam racikan jamu jawa dari tumbuh-tumbuhan berkhasiat yang bermanfaat untuk menyembuhkan penyakit :

ASMA JANTUNG
AMANDEL KANKER / TUMOR
AMBEIEN POLIP
ASAM URAT PARU-PARU / TBC
LUMPUH RADANG TENGGOROKAN
LEUKIMIA HIPERTENSI
LEVER GINJAL
LEMAH SYAHWAT STRESS
EPILEPSI GILA
GULA / DIABETES SANGAT BAIK BUAT PEROKOK, dll

Mengapa beraneka ragam penyakit tersebut diatas dapat disembuhkan hanya dengan minum secara rutin satu jenis Obat Tradisional Kapsul Gurah racikan Bp. H. Djawadi dari Giriloyo...?

Karena di dalamnya mengandung unsur alamiah yang sangat membantu :

Memberdayakan fungsi ginjal
Memacu pertumbuhan sel darah baru
Meningkatkan pembentukan Glutathion dalam tubuh
Memanaskan sel-sel darah beku dan sel-sel darah yang dikirim ke otak
Mencuci dan menutup luka pada lambung (maag) usus dua belas jari, usus tua-muda
Mengistirahatkan (relaksasi) pembuluh darah vena
Melarutkan lemak-lemak, asam urat maupun kolesterol dalam darah
Meningkatkan daya konsentrasi, menjaga kehangatan suhu tubuh untuk stamina prima dan vitalitas stabil
CARA KERJA KAPSUL GURAH :

Dengan Kapsul Gurah proses lendir lebih sempurna malalui sistem metabolisme tubuh yang wajar dan aman karena Kapsul Gurah Racikan Bp. H. Djawadi mampu merangsang darah segar agar membawa kotoran dari berbagai tempat di sekitar THT, Paru-paru, Jantung, Usus, Lever, Otak dll untuk dikirimkan ke ginjal kanan dan kiri kemudian yang kotor dibuang melalui keringat, ketika buang air kecil dan besar. Sedangkan yang bersih dikirim sesuai fungsinya masing-masing.

ATURAN MINUM :

Anak-anak : 3 x 1 kapsul
Dewasa : 3 x 2 kapsul
Untuk penyembuhan penyakit berat dianjurkan : 4 x 2 kapsul hingga 9 bulan 10 hari
Harga :

Isi 24 Kapsul :

Pulau Jawa dan Madura : Rp.60.000,-
Sumatera, Kalimantan, Babel, Kepri, Bali dan NTB : Rp.62.500,-
NTT, Sulawesi dan Papua: Rp.65.000,-

Untuk Harga Distributor silakan kunjungi web kami : www.Gurah-Djawadi.com
Untuk pembelian eceran online silakan kunjungi web kami dan dapatkan reward menarik.

SENIKMAT TEH SEAMPUH JAMU


Hak Paten Merk : No. IDM 000033532
Izin Depkes : No. SP. 228/12.02/99

Jika menyebut nama teh, maka bayangan kita tertuju pada teh yang biasa untuk minuman, tak lebih dari itu. Namun teh yang satu ini sangat berbeda dengan teh-teh kebanyakan. Itulah Teh Gurah produksi PJ Loka Gurah Djawadi ini.

Teh Gurah adalah paduan dari daun teh Hitam kualitas tinggi dari pegunungan Kerinci dengan daun Sirgunggu (Clerodendron serratum) dari pegunungan Giriloyo sehingga menghasilkan Teh yang sangat istimewa untuk meningkatkan kekebalan tubuh (mempertahankan struktur sel yang sehat), meningkatkan pembentukan Glutathions, serta membuang kotoran dan toksin (racun) dalam tubuh sehingga bisa mencegah timbulnya beberapa penyakit karena :

Daun teh dan sirgunggu mengandung protein dan vitamin C, juga berserat kasar sehingga lebih banyak mengandung Vitamin A, serta mengandung mineral dan zat besi yang sangat dibutuhkan tubuh manusia.
Mengandung unsur kalium, sedikit natrium, alkaloid dan flavonoid flavon. Pada kulit akarnya terdapat glikosida fenol, manitol, dan sitosterol yang memiliki efek merangsang keluarnya lendir di saluran nafas, sehingga akan terbebas dari penyakit asma kronis. Sementara kulit batangnya mengandung senyawa triterpen, asam ureanulat, asam kueretaruat dan asam seratogenet.
Teh Gurah mampu menyerap dan melarutkan endapan-endapan sisa makanan yang dikonsumsi antara lain :
Endapan lemak tidak larut (asam Keton)
Protein tidak larut dari senyawa Netrogen (urea)
Mineral tidak larut dari sulfa fosfat dan kreatin
Mengangkat asam tidak larut seperti asam urat, asam hupurat dan asam histamin
Endapan tersebut jika tidak larut akan meracuni tubuh yang lemah kemudian menjadi penyakit. Teh Gurah akan membersihkan dan membuangnya lewat keringat, buang air kecil dan besar.
Teh Gurah selain sebagai pelepas dahaga juga berkhasiat untuk mencegah berbagai penyakit antara lain kanker, jantung, encok serta mencegah aksidasi dan menyegarkan kondisi wanita yang sedang nifas juga sebagai pelangsing tubuh bagi yang menderita obesitas (kegemukan).

Cara menggunakan/menyajikan:

Bilaslah dahulu cangkir/teko dengan air mendidih, masukkan Teh Gurah Celup, tuangkan air mendidih dan tunggu beberapa saat untuk mendapatkan kepekatan serta keharuman yang mantap, tambahkan perasan jeruk nipis secukupnya dan gula sesuai selera.
Bagi penderita sinusitis, Teh Gurah Celup dapat digunakan langsung seperti gurah dengan cara:buka pembungkus plastik teh gurah celup, lalu tempelkan ke hidung, hisap dalam-dalam hingga 5-6 kali, tunggu beberapa saat nanti akan keluar cairan lendir dari hidung sebagai proses gurah terjadi.
“Untuk mendapatkan kesehatan yang tetap terjaga selalu konsumsi Teh Gurah 2-3 kali sehari, lebih-lebih saat anda banyak mengkonsumsi makanan berkolesterol tinggi”

03 June 2009

Teh Gurah, Inovasi Gurah Tanpa Rasa Sakit


GIRILOYO Imogiri tak hanya dikenal sebagai sentra batik tulis tetapi juga pengobatan tradisional gurah. Banyak artis, qori dan qoriah yang datang ke tempat ini demi mendapat suara bagus. Pengobatan tradisional turun temurun ini juga untuk menyembuhkan penyakit asma dan batuk kering serta berdahak. Namun kadang proses untuk menyaringkan suara ini harus disertai rasa sakit. Selain itu, lendir akan keluar terus menerus dari mulut dan hidung. Ini yang kadang membuat masyarakat enggan untuk gurah. Tapi kini masyarakat bisa mendapatkan suara yang bagus tanpa harus disertai rasa sakit. Sejak 2002, Nikmatul (35) warga Giriloyo Imogiri melakukan inovasi memroduksi teh gurah. Sama seperti teh celup umumnya, tapi bahan bakunya untuk pengobatan gurah. “Kalau gurah kan sakit dan harus meluangkan waktu, tapi dengan minum teh ini tidak sakit dan bisa dilakukan sendiri. Bagi yang tidak suka teh bisa diminum dengan campuran jeruk nipis, rasanya lebih enak,” ujarnya di sela sarasehan PAUD di Kecamatan Imogiri beberapa waktu lalu. Ia menjelaskan, teh ini terbuat dari teh hitam khusus dari Gunung Kerinci Jambi dan akar Sirgunggu (Clerodendrom sesratum), sejenis tanaman perdu yang tumbuh di Pegunungan Giriloyo. Akar daun Sirgunggu biasa digunakan sebagai obat gurah oleh para ahli gurah. Dibantu 2 orang tenaga kerja, Nikmah bisa menghasilkan 50 pak sehari. Dalam sebulan ia bisa memroduksi 400 pak, satu pak berisi 15 sachet dijual seharga Rp 30.000. Wilayah pemasarannya sampai ke luar daerah. “Banyak yang diminum untuk menyembuhkan penyakit maupun untuk minuman biasa. Rasanya enak dan suara jadi bagus,” katanya. Peluang usaha ini cukup menjanjikan, terlebih permintaan selalu meningkat dan bahan baku mudah didapatkan. (Anik P)-k Baca KR 19/07/2008 08:43:56

HARGA PULAU JAWA Rp 30.000

11 April 2007

GURAH PENGOBATAN TRADISONAL

Apa Itu Gurah....?
Istilah gurah dikenal kalangan pesinden, penyanyi, qori, ataupun qoriah untuk merujuk proses menyaringkan suara dengan akar tumbuhan sirgunggu (Clerodendron serratum). Selain oleh mereka yang memang memerlukan suara bagus, gurah juga dilakukan untuk menyembuhkan penyakit asma, batuk kering, dan batuk berdahak banyak. Benarkah akar tanaman obat itu secara ilmiah berkhasiat seperti yang dipercayai masyarakat ?
Gurah merupakan cara pengobatan tradisional yang diwariskan secara turun-temurun. Dulu praktek pengobatan ini dijalani pesinden atau dalang yang menginginkan suaranya nyaring. Namun, belakangan gurah juga ditujukan untuk mengobati asma dan menghilangkan dahak di tenggorokan. Di Yogyakarta para tabib gurah menggunakan tumbuhan sirgunggu yang ada di sekitar Giriloyo, dekat makam raja-raja Mataram. Mereka percaya, hanya sirgunggu dari sana saja yang berkhasiat. Padahal sebenarnya tanaman obat ini bisa tumbuh di mana saja, bahkan di seluruh Indonesia, sehingga dikenal dengan berbagai nama, antara lain kertase, pinggir tosek (Madura), simar baungkudu (Toba), tinjau handak (Lampung), segunggu (Sunda) dan sagunggu, sirgunggu (Jawa).
Banyak khasiatnya
Tumbuhan sirgunggu berupa perdu yang tingginya 3 m. Daunnya bertangkai pendek, berbentuk bulat telur sampai memanjang, tebal dan kaku. Tepi daun beringgit. Bunganya berwarna putih-violet tersusun dalam malai. Buah yang berwarna hijau kehitaman berupa buah batu berbentuk bulat telur.
Tumbuhan obat yang satu ini ternyata sudah banyak dimanfaatkan masyarakat sejak dulu. Akarnya diremas-remas halus dan ditelan untuk mendapatkan suara nan jernih. Seduhan akarnya merupakan obat asma, bronkhitis, atau sebagai peluruh air seni (kencing batu).
Di daerah Imogiri, Yogyakarta, sirgunggu untuk gurah, yaitu kulit akar ditumbuk dan diseduh dengan air, kemudian diteteskan pada hidung guna mengobati berbagai penyakit yang berkaitan dengan lendir, seperti asma, batuk, atau untuk memperoleh suara yang jernih. Efeknya berupa pengeluaran lendir dari hidung dan mulut.
Daunnya bermanfaat untuk menyegarkan kondisi wanita yang sedang nifas. Sebagai obat luar, daun ditumbuk dengan adas pulosari untuk encok dan nyeri atau kelelahan pada sendi. Daun mudanya diremas-remas dan ditambah sedikit kapur menjadi obat gosok. Seduhan daun dengan garam serta temulawak dapat diminum untuk perut yang membusung dan sebagai obat cacing. Infus daun tumbuhan ini sudah diteliti secara in vitro mampu menghancurkan batu ginjal. Di lampung buah masak atau yang masih mentah dikunyah bersama sirih untuk obat batuk berat. Penelitian di National Cancer Institut, Washington menyatakan, ekstrak air tumbuhan ini aktif sebagai anti-HIV in vitro.
Kandungan kimia tumbuhan sirgunggu pada bagian-bagian tubuhnya berbeda-besa. Daunnya mengandung unsur kalium, sedikit natrium, alkaloid, dan flavonoid flavon. Pada kulit akarnya terdapat glikosida fenol, manitol, dan sitosterol. Sementara kulit batangnya mengandung senyawa triterpen, asam ureanulat, asam kueretaruat, dan asam seratogenat.

Praktek Tabib Gurah
Proses pengobatan gurah dilakukan dengan meneteskan cairan rendaman kulit akar ke hidung. Kulit akar ditumbuk, diseduh dalam air panas, diendapkan semalam lalu diteteskan ke hidung kemudian ditelan. Cairan akar itu setelah diendapkan berwarna cokelat kemerahan.
Akhir-akhir ini para tabib gurah sudah mengemas bahan obat dalam bentuk serbuk atau kapsul. Penggunaannya lebih praktis dari pada gurah tetes. Di samping bahan pokok sirgunggu, juga ditambah ramuan bahan tetumbuhan berkhasiat lainnya. Tentang bahan tambahan ini, masing-masing tabib punya resep rahasia tersendiri.
Bila "obat" sudah dimasukkan ke lubang hidung (red: pada gurah tetes), pasien yang menjalani gurah tetes diminta tengkurap. Ia lantas mengeluarkan lendir dan dahak. Dengan demikian, suaranya diharapkan bisa lebih jernih.

Eksperimen Awal di Laboratorium
Praktek gurah menarik dikaji secara ilmiah. Untuk itu disiapkan akar sirgunggu dari lokasi yang sama. Sebagai langkah penelitian awal, bahan aktifnya diisolasi dan diuji daya antibakterinya. Dalam hal ini digunakan baktreri Streptococus beta haemolyticus, salah satu jenis pencetus penyakit radang tenggorokan.
Dari hasil isolasi diperoleh komponen utama dalam kulit akar berupa senyawa flavonoid dengan 3-OH. Sedangkan pengujian antibakteri memang menunjukkan, senyawa itu mampu menghambat pertumbuhan bakteri S. beta haemolyticus. Namun, daya hambatnya terbilang kecil Hal ini mungkin disebabkan khasiat pengeluaran lendir sembari pesien tengkurap, sehingga bakterinya ikut keluar bersama lendir. Mekanismenya sendiri masih belum ditemukan. Dengan demikian, penggunaan sari akar sirgunggu untuk pengobatan radang tenggorok perlu dikaji lebih lanjut.

(Drs. Wahyono, Apt. SU, Fakultas Farmasi UGM)
Disadur dari Majalah Trubus 339 - TH XXIX - FEBRUARI 1998, hal

26 March 2007

teh gurah

TEH GURAH Plus
(Senikmat Teh, Seampuh Jamu)

adalah paduan dari daun Teh Hijau (Camellia sinensis) dengan daun Sirgunggu (Clerodendron Serratum) dari pegunungan Giriloyo sehingga menghasilkan Teh yang sangat Istimewa untuk meningkatkan kekebalan tubuh (mempertahankan struktur sel yang sehat), meningkatkan pembentukan Glutathions serta mampu membuang kotoran dan toksin dalam tubuh sehingga akan mencegah timbulnya beberapa penyakit karena:
  1. Daun Teh dan Sirgunggu mengandung Protein dan Vitamin C, juga berserat kasar sehingga banyak mengandung Vitamin A. juga mengandung mineral dan zat besi yang sangat dibutuhkan oleh tubuh manusia.
  2. Mengandung unsur kalium, sedikit natrium, alkaloit dan flavonoid flavon. Pada kulit akarnya terdapat Glikosida fenol, manitol dan sitosterol yang memiliki efek meangsang keluarnya lendir kotor disaluran nafas. sehingga akan terbebas dari penyakit asma kronis. Sementara kulit batangnya mengandung senyawa triterpen, asam ureanulat, asam kueretareat dan asam seratogenat.
  3. Terh Gurah mampu menyeerap dan melarutkan endapan-endapan sisa makanan yang dikunsumsi antara lain a). endapan lemak tidak larut (Asam Keton). b). Protein tidak larut dari senyawa Netrogen (Ure). C). Mineral tidak larut dari sulfa fosdat dan kreatin. d). Mengangkat asam tidak larut seperti asam urat, asam hipurat dan asam histamin.

Endapan tersebut jika tidak larut akan meracuni tubuh yang lemah kemudian menjadi penyakit.

MANFAAT TEH

  1. Meng-idealkan berat badan
  2. Melancarkan air seni serta mencegah batu ginjal
  3. Menormalkan kadar gula dalam darah
  4. Mencegah dis fungsi Ereksi
  5. Mencegah Kanker dan gangguan jantung
  6. Menjaga kesehatan Gigi
  7. Menjaga kolesterol dalam darah
  8. Mencegah sinusitis
  9. dll